KACA PATRI (STAINED GLASS)

LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA SIWALANPANJI NO 19 BUDURAN SIDOARJO

TELP 031-99707814

HP 0852 00000 251 – 0852 00000 253

SUPPLIER

  • KACA TEMPERED
  • KACA POLOS,KACA RASA, KACA RAYBEN,KACA STOPSOL,KACA ES,KACA RAINDOWN, BROWN, GREY, BROWN MIRROR, EURO GREY, LACOBEL DLL
  • KUSEN ALUMINIUM
  • AKSESORIS KACA DAN KUSEN ALUMINIUM

SELF MANUFACTURE :

  • KACA BEVEL DAN POLIN
  • KACA PATRI (STAINED GLASS) BANGUNAN/GEDUNG,RUMAH,GEREJA,MASJID
  • KACA GRAVIR
  • KACA INLAY
  • KACA SANDBLAST

TERIMA JASA

  • JASA SANDBLAST
  • JASA BEVEL
  • JASA POLIN
  • JASA GRAVIR

DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA, UNTUK HASIL PEKERJAAN KAMI BISA CEK DI

WEBSITE : WWW.LEONARDARTGLASS.COM

INSTAGRAM: LEONARDARTGLASS

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gerejamasjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern sering kali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning sering kali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitabsejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

sumber wikipedia

KACA PATRI (STAINED GLASS)

LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA SIWALANPANJI NO 19 BUDURAN SIDOARJO 61252

TELP 031-99707814 HP 085600000070 – 085200000251

KACA,ALUMINIUM DAN AKSESORIS

SELF MANUFACTURE & SUPPLIER :

  1. KACA PATRI / STAINED GLASS
  2. KACA INLAY
  3. KACA GRAVIR
  4. KACA SADBLAST
  5. KACA BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. AKSESORIS KACADAN KUSEN ALUMINIUM
  8. KUSEN ALUMINIUM

BERPENGALAMAN SEJAK 1999 DENGA TENAGA AHLI DI BIDANGNYA MEMBUAT HASIL DARI PEKERJAAN KAMI M ENJADI PRIORITAS UTAMA.

SELAIN KACA SENI /ART GLASS KAMI JUGA MENGERJAKA KACA DAN KUSEN ALUMINIUM SERTA PEMASANGANNYA, BEGITUPUN DENGAN KACA SENI / ART GLASS YAG KAMI PRODUKSI JUGA BISA KAMI PASANGKA DIDALAM MAUPUN DI LUAR PULAU .

KARENAMOTO KAMI ADALAH HASIL YANG LUAR BIASA MAKA DAPAT DILIHAT DARI HASIL ART GLASS YAG KAMI KERJAKAN, MULAI DARI KACA PATRI / STAINED GLASS DARI SEGI DESIGN ATAUPUN KACA YANG DIGUNAKAN BERBEDA DAN ISTIMEWA TENTUNYA KARENA DESIGN KITA TIDAK KAKU , BERIKUT DENGAN HARGA, KAMI MENJUAL BARANG YANG SESUAI DENGAN KUALITAS, JADI JAGAN KHAWATIR BARANG JELEK ATAU HASIL GAMBAR YANG KAKU / TIDAK MEMUASKAN KARENA SETIAP PRODUKSI YANG KAMI HASILKAN DIKERJAKA OLEH TENAGA AHLI DI BIDANGNYA .

KETIKA ADA PERTANYAAN HARGA ?

KAMI BISA MENYESUAIKAN HARGA ANDA, SEKALIGUS KAMI PASTI MEMBERIKAN SARAN DAN MASUKAN YAG BAIK,

JIKA ADA PERTANYAAN KENAPA HARGA KAMI 100 SEDANGKAN DI TEMPAT A HARGA HANYA 800 ATAU 500 ?

PERTANYAAN YANG SIMPLE UNTUK DIJAWAB YAITU BAIK SILAHKAN BANDINGKA HASIL DARI PEKERJAAN KAMI DAN PEKERJAAN SI A JIKA SAMA BAGUSNYA SILAHKAN KOMPLAIN KARENA SETIAP HARGA BERBEDA PASTI ADA NILAI KEUNGGULAN LEBIH YANG DITAWARKAN

SEBAIKNYA SEBELUM MEMESAN KACAPATRI /GRAVIR HAL TERPENTING YAG HARUS DIPERTANYAKAN ADALAH HASIL PEKERJAAN YANG SUDAH DIAKERJAKAN ,

JIKA HASILNYA BAGUS SILAHKAN PESAN, DI WEBSITE KAMI, KAMI MENDESKRIPSIKAN SETIAP PRODUKSI YANG KAMI KERJAKA MULAI DARI PROSES PRODUKSI DAN HASIL DARI PEKERJAAN KAMI.

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gerejamasjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitabsejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

 

KACA PATRI (STAINED GLASS)

LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA SIWALANPANJI NO 19 BUDURAN SIDOARJO 61252

TELP 031-99707814 HP 085600000070 – 085200000251

KACA,ALUMINIUM DAN AKSESORIS

SELF MANUFACTURE & SUPPLIER :

  1. KACA PATRI / STAINED GLASS
  2. KACA INLAY
  3. KACA GRAVIR
  4. KACA SADBLAST
  5. KACA BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. AKSESORIS KACADAN KUSEN ALUMINIUM
  8. KUSEN ALUMINIUM

BERPENGALAMAN SEJAK 1999 DENGA TENAGA AHLI DI BIDANGNYA MEMBUAT HASIL DARI PEKERJAAN KAMI M ENJADI PRIORITAS UTAMA.

SELAIN KACA SENI /ART GLASS KAMI JUGA MENGERJAKA KACA DAN KUSEN ALUMINIUM SERTA PEMASANGANNYA, BEGITUPUN DENGAN KACA SENI / ART GLASS YAG KAMI PRODUKSI JUGA BISA KAMI PASANGKA DIDALAM MAUPUN DI LUAR PULAU .

KARENAMOTO KAMI ADALAH HASIL YANG LUAR BIASA MAKA DAPAT DILIHAT DARI HASIL ART GLASS YAG KAMI KERJAKAN, MULAI DARI KACA PATRI / STAINED GLASS DARI SEGI DESIGN ATAUPUN KACA YANG DIGUNAKAN BERBEDA DAN ISTIMEWA TENTUNYA KARENA DESIGN KITA TIDAK KAKU , BERIKUT DENGAN HARGA, KAMI MENJUAL BARANG YANG SESUAI DENGAN KUALITAS, JADI JAGAN KHAWATIR BARANG JELEK ATAU HASIL GAMBAR YANG KAKU / TIDAK MEMUASKAN KARENA SETIAP PRODUKSI YANG KAMI HASILKAN DIKERJAKA OLEH TENAGA AHLI DI BIDANGNYA .

KETIKA ADA PERTANYAAN HARGA ?

KAMI BISA MENYESUAIKAN HARGA ANDA, SEKALIGUS KAMI PASTI MEMBERIKAN SARAN DAN MASUKAN YAG BAIK,

JIKA ADA PERTANYAAN KENAPA HARGA KAMI 100 SEDANGKAN DI TEMPAT A HARGA HANYA 800 ATAU 500 ?

PERTANYAAN YANG SIMPLE UNTUK DIJAWAB YAITU BAIK SILAHKAN BANDINGKA HASIL DARI PEKERJAAN KAMI DAN PEKERJAAN SI A JIKA SAMA BAGUSNYA SILAHKAN KOMPLAIN KARENA SETIAP HARGA BERBEDA PASTI ADA NILAI KEUNGGULAN LEBIH YANG DITAWARKAN

SEBAIKNYA SEBELUM MEMESAN KACAPATRI /GRAVIR HAL TERPENTING YAG HARUS DIPERTANYAKAN ADALAH HASIL PEKERJAAN YANG SUDAH DIAKERJAKAN ,

JIKA HASILNYA BAGUS SILAHKAN PESAN, DI WEBSITE KAMI, KAMI MENDESKRIPSIKAN SETIAP PRODUKSI YANG KAMI KERJAKA MULAI DARI PROSES PRODUKSI DAN HASIL DARI PEKERJAAN KAMI.

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gerejamasjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitabsejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

 

ALFAMART TULANGAN

CV. LEONARD ART GLASS

OFFICE : JALAN RAYA NGAGEL 163 SURABAYA

TLP  KANTOR 031-5054306 /0896 60000 500 – 0896 60000 600

085200000251

SUPPLIER :

  1. AKSESORIS KACA DAN ALUMINIUM DORMA,DEKSON,HAMPTON,BREMEN,DHS,KOLF DLL
  2. KACA POLOS 3MM,5MM, 6MM, 8MM, 10MM, 12 MM LEMBARAN DAN POTONGAN
  3. KACA RASA (CERMIN), KACA RIBEN
  4. KACA WARNA LEMBARAN LOKAL DAN IMPORT
  5. TEMPERED GLASS
  6. BENDING GLASS
  7. PARTISI KACA DAN ALUMINIUM
  8.  SHOWER GLASS (GLASS TO GLASS & GLASS TO WALL)
  9. JUAL TIMAH, GOLD DAN ZINK
  10. KUSEN ALUMINIUM
  11. CURTAIN WALL
  12. PINTU KACA SWING DAN SLEEDING
  13. JENDELA ALUMINIUM, CASEMENT DAN SLEEDING
  14. PINTU EKSPANDA (KASA NYAMUK)SANDBLASTBEVEL DAN POLIN

KAMI JUGA MEMPRODUKSI :

  1. KACA PATRI (STAINED GLASS ) UNTUK RUMAH GEREJA DAN MASJID
  2. KACA PATRI GOLD
  3. KACA PATRI MONEL /SILVER
  4. KACA INLAY
  5. KACA GRAVIR (KACA UKIR )
  6. KACA BEVEL & POLIN
  7. KACA SANDBLAST

KAMI JUGA MENERIMA JASA BEVEL DAN POLIN

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA.

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.

Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Tags: kaca indonesia, kaca patri, KACA SURABAYA, STAINED GLASS

Tags: kaca indonesia, kaca patri, KACA SURABAYA, STAINED GLASS

KACA GRAVIR

CV. LEONARD ART GLASS

OFFICE : JALAN RAYA NGAGEL 163 SURABAYA

TLP  KANTOR 031-5054306 /0896 60000 500 – 0896 60000 600

085200000251 – 085200000253

SUPPLIER :

  1. AKSESORIS KACA DAN ALUMINIUM DORMA,DEKSON,HAMPTON,BREMEN,DHS,KOLF DLL
  2. KACA POLOS 3MM,5MM, 6MM, 8MM, 10MM, 12 MM LEMBARAN DAN POTONGAN
  3. KACA RASA (CERMIN), KACA RIBEN
  4. KACA WARNA LEMBARAN LOKAL DAN IMPORT
  5. TEMPERED GLASS
  6. BENDING GLASS
  7. PARTISI KACA DAN ALUMINIUM
  8.  SHOWER GLASS (GLASS TO GLASS & GLASS TO WALL)
  9. JUAL TIMAH, GOLD DAN ZINK
  10. KUSEN ALUMINIUM
  11. CURTAIN WALL
  12. PINTU KACA SWING DAN SLEEDING
  13. JENDELA ALUMINIUM, CASEMENT DAN SLEEDING
  14. PINTU EKSPANDA (KASA NYAMUK)SANDBLASTBEVEL DAN POLIN

KAMI JUGA MEMPRODUKSI :

  1. KACA PATRI (STAINED GLASS ) UNTUK RUMAH GEREJA DAN MASJID
  2. KACA PATRI GOLD
  3. KACA PATRI MONEL /SILVER
  4. KACA INLAY
  5. KACA GRAVIR (KACA UKIR )
  6. KACA BEVEL & POLIN
  7. KACA SANDBLAST

KAMI JUGA MENERIMA JASA BEVEL DAN POLIN

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA.

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.

Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Tags: kaca indonesia, kaca patri, KACA SURABAYA, STAINED GLASS

Tags: kaca indonesia, kaca patri, KACA SURABAYA, STAINED GLASS

Kaca Patri (Stained Glass)

CV. LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

 

SPESIALIS PRODUKSI :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.


Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam 

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Kaca Patri (Stained Glass)

CV. LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

 

SPESIALIS PRODUKSI :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.


Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam 

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Kaca Patri (Stained Glass)

CV. LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

 

SPESIALIS PRODUKSI :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.


Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam 

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Kaca Patri

CV. LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

 

SPESIALIS PRODUKSI :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

The term stained glass can refer to coloured glass as a material or to works created from it. Throughout its thousand-year history, the term has been applied almost exclusively to the windows of churches, mosques and other significant buildings. Although traditionally made in flat panels and used as windows, the creations of modern stained glass artists also include three-dimensional structures and sculpture. Modern vernacular usage has often extended the term “stained glass” to include domestic leadlight and objets d’art created from came glasswork exemplified in the famous lamps of Louis Comfort Tiffany.

As a material stained glass is glass that has been coloured by adding metallic salts during its manufacture. The coloured glass is crafted into stained glass windows in which small pieces of glass are arranged to form patterns or pictures, held together (traditionally) by strips of lead and supported by a rigid frame. Painted details and yellow stain are often used to enhance the design. The term stained glass is also applied to windows in which the colours have been painted onto the glass and then fused to the glass in a kiln.

Stained glass, as an art and a craft, requires the artistic skill to conceive an appropriate and workable design, and the engineering skills to assemble the piece. A window must fit snugly into the space for which it is made, must resist wind and rain, and also, especially in the larger windows, must support its own weight. Many large windows have withstood the test of time and remained substantially intact since the late Middle Ages. In Western Europe they constitute the major form of pictorial art to have survived. In this context, the purpose of a stained glass window is not to allow those within a building to see the world outside or even primarily to admit light but rather to control it. For this reason stained glass windows have been described as ‘illuminated wall decorations’.

The design of a window may be abstract or figurative; may incorporate narratives drawn from the Bible, history, or literature; may represent saints or patrons, or use symbolic motifs, in particular armorial. Windows within a building may be thematic, for example: within a church – episodes from the life of Christ; within a parliament building – shields of the constituencies; within a college hall – figures representing the arts and sciences; or within a home – flora, fauna, or landscape.

Stained glass is still popular today, but often referred to as art glass. It is prevalent in luxury homes, commercial buildings, and places of worship. Artists and companies are contracted to create beautiful art glass ranging from domes, windows, backsplashes, etc.


Kaca patri jangka dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai bahan atau karya yang dibuat dari itu. Sepanjang sejarah seribu tahun yang, istilah telah diterapkan hampir secara eksklusif ke jendela gereja, masjid dan bangunan penting lainnya. Meskipun secara tradisional dibuat di panel datar dan digunakan sebagai jendela, kreasi seniman kaca patri yang modern juga mencakup struktur tiga dimensi dan patung. penggunaan bahasa modern telah sering diperpanjang istilah “kaca patri” untuk memasukkan leadlight domestik dan benda-benda seni yang dibuat dari glasswork datang dicontohkan di lampu terkenal Louis Comfort Tiffany. Sebagai kaca patri bahan kaca yang telah diwarnai dengan menambahkan garam logam 

selama pembuatannya. Kaca berwarna dibuat menjadi jendela kaca patri di mana potongan-potongan kecil dari kaca yang disusun membentuk pola atau gambar, yang diselenggarakan bersama-sama (tradisional) oleh strip timbal dan didukung oleh bingkai kaku. Rincian dicat dan noda kuning sering digunakan untuk meningkatkan desain. Kaca patri Istilah ini juga diterapkan untuk jendela di mana warna telah dicat ke kaca dan kemudian menyatu dengan kaca dalam perapian. kaca patri, sebagai seni dan kerajinan, membutuhkan keterampilan artistik untuk hamil desain yang sesuai dan bisa diterapkan, dan keterampilan teknik untuk merakit potongan. Sebuah jendela harus pas ke dalam ruang yang dibuat, harus melawan angin dan hujan, dan juga, terutama di jendela yang lebih besar, harus mendukung berat sendiri. Banyak jendela besar telah bertahan dalam ujian waktu dan tetap substansial utuh sejak Abad Pertengahan. Di Eropa Barat mereka merupakan bentuk utama dari seni bergambar untuk bertahan. Dalam konteks ini, tujuan dari sebuah jendela kaca patri ini tidak memungkinkan mereka di dalam gedung untuk melihat dunia luar atau bahkan terutama mengakui cahaya melainkan untuk mengendalikannya. Untuk alasan ini jendela kaca patri telah digambarkan sebagai ‘dekorasi dinding diterangi’.

Desain jendela mungkin abstrak atau kiasan; dapat menggabungkan narasi diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin mewakili orang-orang kudus atau pelanggan, atau menggunakan motif simbolis, di armorial tertentu. Windows dalam bangunan mungkin tematik, misalnya: dalam gereja – episode dari kehidupan Kristus; dalam gedung parlemen – perisai dari konstituen; dalam ruang kuliah – angka yang mewakili seni dan ilmu; atau dalam rumah – flora, fauna, atau lanskap. kaca patri masih populer saat ini, namun sering disebut sebagai seni kaca. Hal ini lazim di rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Seniman dan perusahaan yang dikontrak untuk membuat indah seni kaca mulai dari kubah, jendela, backsplashes, dll

Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi.

Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah “kaca patri” dengan memasukkan objet d’art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany.

Sebagai suatu bahan, “kaca patri” adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi “jendela kaca patri” di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah “kaca patri” juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur.

Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai ‘dekorasi dinding teriluminasi’.

Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap).

Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll.

Kaca gravir

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

TLP/FAX : 031-5054306/031 51908413

TLP 085200000251

KANTOR :  089660000600 – 089660000500 (HARI DAN JAM KERJA )

PROFESIONAL MANUFACTURE AND SUPPLIER OF :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIR/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA
  11. KITCHEN SET

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

KACA GRAFIR / KACA GRAVIER/ ENGRAVE GLASS ADALAH KESENIAN KACA UKIR YANG DIPADU DENGAN DIMENSI WARNA BERBEDA DENGAN KACA PATRI /STAINED GLASS YANG MENGGUNAKAN TIMAH DAN KACA IMPORT UNTUK MOTIF GAMBAR, PADA KERAJINAN KACA GRAFIR/GRAVIER MENGGUNAKAN UKIRAN DAN WARNA DARI CAT, BAGI ANDA YANG MENGINGINKAN MODEL KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN NUANSA KLASIK ANDA DAPAT MENGGUNAKAN KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN SANDBLAST ATAU DASAR BENING ATAU BURAM TANPA WARNA , PERPADUAN WARNA YANG ELEGAN DAN KREATIF DARI TANGAN SENI AKAN MENGHASILKAN HASIL YANG SEMPURNA ,

DALAM PEMBUATAN KACA GRAFIR/GRAVIER ,KITA HARUS MEMBUAT POLA UNTUK KACA TERSEBUT DAN MENGGAMBARNYA DIATAS KACA , LALU MENGUKIRNYA DENGAN MENGGUNAKAN CUTTER, UNTUK SANDBLAST HANYA TINGGAL SEMPROT MENGGUNAKAN PASIR BESI NAMUN JIKA KITA MENGINGINKAN MOTIF DENGAN BALUTAN WARNA KITA BISA MELAKUKAN PEWARNAAN PADA KACA PADA PROSES AKHIRNYA . BERIKUT TENTANG PROSES PENGERJAAN GRAVIER PADA GUDANG PRODUKSI KAMI ,

SENI MENGHIAS KACA DENGAN TEKNIK GRAFIR/GRAVIER ADALAH SUATU METODE BARU YANG DIAPLIKASIKAN UNTUK MENAMBAH NILAI KEINDAHAN RUANG. NAMUN MESKI MERUPAKAN PENEMUAN BARU, KACA GRAVIER /GRAFIR TIDAK DIPAKAI UNTUK RUANG BERGAYA MODERN SAJA, RUANG YANG MENERAPKAN KONSEP GAYA KLASIK ATAU TRADISIONAL JUGA DAPAT MEMFUNGSIKAN KEINDAHAN SENI KACA GRAFIR/GRAVIER INI, DIKARENAKAN MODEL DARI KACA GRAVIER DAPAT DIBUAT BERDASARKAN KEINGINAN KITA ,SESUAI DENGAN KONSEP RUMAH YANG KITA INGINKAN UNTUK MEMBERIKAN KESAN MEWAH DAN ELEGAN SEDANGKAN HIASAN KACA AIR BRUSH ADALAH BENTUK PERKEMBANGAN IDE DARI SENI AIR BRUSH HYANG SEBELUMNYA BANYAK DIGUNAKAN UNTUK MENGHIAS BODY MOBIL ATAU UNTUK MEMBUAT PAPAN REKLAME DAN MEDIA YANG LAIN, DAN SELAIN UNTUK HIASAN INTERIOR ,BAIK KACA GRAVIER MAUPUN AIR BRUSH JUGA TERDAPAT FUNGSI LAIN YANG SAMA YAITU UNTUK MEMBATASI PANDANGAN RUANG DARI LUAR SEHINGGA DENGAN MENGGUNAKAN KACA GRAFIR/GRAVIER MAUPUN AIR BRUSH ORANG YANG BERADA DI LUAR RUANG TIDAK DAPAT MELIHAT SECARA LANGSUNG APA YANG ADA DI DALAM RUANG TERSEBUT, JADI TINGKAT PRIVACY PENGHUNI TETAP TERLINDUNGI  SEMENTARA CAHAYA YANG MASUK DARI LUAR/CAHAYA MATAHARI TETAP BISA MEMBERI SINAR PENERANGAN PADA RUANGAN TANPA HALANGAN, HAL INI TENTU BERBEDA DENGAN KACA YANG DITUTUP DENGAN KAIN KORDEN YANG JIKA DIGUNAKAN AKAN MENGHALANGI SINAR MATAHARI YANG MASUK.

BAIK KACA GRAVIER/GRAFIR MAUPUN AIR BRUSH BISA DIGUNAKAN DI MANA SAJA, BUKAN HANYA UNTUK JENDELA , PENYEKAT RUANGAN ATAU YANG BIASA DISEBUT DENGAN PARTISI , PINTU RUANG ATAU PINTU LEMARI, DINDING KACA HINGGA PLAFON DAPAT DIJADIKAN OBYEK UNTUK EKSPLORASI KEDUA BIDANG SENI KACA INI .

UNTUK MEMBUAT KACA GRAFIR/GRAVIER, SEBAIKNYA JENIS KACA YANG DIGUNAKAN BERUKURAN KETEBALAN MINIMAL LIMA MILIMETER . TUJUANNYA ADALAH TEXTURE ATAU MOTIF YANG DIHASILKAN DAN MUNCUL DAN MUNCUL PADA PERMUKAAN BISA LEBIH JELAS.

PEMBUATAN KACA GRAVIER/GRAFIR:

PERTAMA UNTUK MEMBUAT KACA GRAVIER/GRAFIR ADALAH MENYIAPKAN GAMBAR ATAU DESIGN YANG DIOSESUAIKAN DENGAN KONSEP GAYA RUANG YANG MAU DIBERI KACA GRAVIER/GRAFIR . PERLU DIPERHATIKAN GAMBAR YANG DIGUNAKAN HARUS JELAS TERLIHAT TERUTAMA PADA BAGAIAN GARIS YANG MAU DIPOTONG SETELAH ITU KEMUDIAN DITEMPELKAN PADA ISOLASI BENING . JIKA SUDAH MENEMPEL DENGAN REKAT , LALU POTONG SKOTLET SESUAI DENGAN MOTIF GRAVIER/GRAFIR. LAKUKAN DENGAN HATI-HATI DAN CERMAT KARENA KUALITAS DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YANG DIHASILKAN TERGANTUNG DARI HASIL CUTTING YANG KITA BUAT, JIKA CUTTING TIDAK BAGUS DAN JELEK MAKA HASIL AKHIR DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YANG KITA HASILKAN TIDAK AKAN BAGUS DAN SEMPURNA.

LANGKAH KEDUA , BEGITU PROSES CUTTING SELESAI SEMPROT KACA DENGAN PASIR BAJA CARA PENYEMP[ROTANNYA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT KHUSUS, KETIKA PROSES PENYEMPROTAN LEPASKAN SKOTLET POADA KACA .

LANGKAH PEMBUATAN KACA AIR BRUSH JUGA TIDAK JAUH BERBEDA DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YAITU DENGAN CARA MEMBUAT MOTIFNYA TERLEBIH DAHULU DAN MEMBERIKAN WARNA SESUAI DENGAN MOTIF KACA

DIBANXDING DENGAN PEMBUATAN GRAFIR/GRAVIER , KACA AIR BRUSH SEBENARNYA JAUH LEBIH SEDERHANA PROSESNYA YANG SERING MENJADI MASALAH ADALAH SISTEM PENHYEMPROTAN KACANYA HARUS LEBIH BERHARTI-HATI KARENA JIKA TERJADI KESALAHAN SEDIKIT SAJA AKAN MENGAKIBATKAN MOTIF YANG DIBUAT MENJADI RUSAK .

JIKA ANDA BERMINAT DENGAN KACA GRAFIER/GRAVIER SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI 085200000251

 

KACA GRAVIER

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

TLP/FAX : 031-5054306/031 51908413

TLP 08123111756/082225556966

KANTOR : 082225556966 / 089660000600 – 089660000500 (HARI DAN JAM KERJA )

PROFESIONAL MANUFACTURE AND SUPPLIER OF :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

KACA GRAFIR / KACA GRAVIER/ ENGRAVE GLASS ADALAH KESENIAN KACA UKIR YANG DIPADU DENGAN DIMENSI WARNA BERBEDA DENGAN KACA PATRI /STAINED GLASS YANG MENGGUNAKAN TIMAH DAN KACA IMPORT UNTUK MOTIF GAMBAR, PADA KERAJINAN KACA GRAFIR/GRAVIER MENGGUNAKAN UKIRAN DAN WARNA DARI CAT, BAGI ANDA YANG MENGINGINKAN MODEL KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN NUANSA KLASIK ANDA DAPAT MENGGUNAKAN KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN SANDBLAST ATAU DASAR BENING ATAU BURAM TANPA WARNA , PERPADUAN WARNA YANG ELEGAN DAN KREATIF DARI TANGAN SENI AKAN MENGHASILKAN HASIL YANG SEMPURNA ,

DALAM PEMBUATAN KACA GRAFIR/GRAVIER ,KITA HARUS MEMBUAT POLA UNTUK KACA TERSEBUT DAN MENGGAMBARNYA DIATAS KACA , LALU MENGUKIRNYA DENGAN MENGGUNAKAN CUTTER, UNTUK SANDBLAST HANYA TINGGAL SEMPROT MENGGUNAKAN PASIR BESI NAMUN JIKA KITA MENGINGINKAN MOTIF DENGAN BALUTAN WARNA KITA BISA MELAKUKAN PEWARNAAN PADA KACA PADA PROSES AKHIRNYA . BERIKUT TENTANG PROSES PENGERJAAN GRAVIER PADA GUDANG PRODUKSI KAMI ,

SENI MENGHIAS KACA DENGAN TEKNIK GRAFIR/GRAVIER ADALAH SUATU METODE BARU YANG DIAPLIKASIKAN UNTUK MENAMBAH NILAI KEINDAHAN RUANG. NAMUN MESKI MERUPAKAN PENEMUAN BARU, KACA GRAVIER /GRAFIR TIDAK DIPAKAI UNTUK RUANG BERGAYA MODERN SAJA, RUANG YANG MENERAPKAN KONSEP GAYA KLASIK ATAU TRADISIONAL JUGA DAPAT MEMFUNGSIKAN KEINDAHAN SENI KACA GRAFIR/GRAVIER INI, DIKARENAKAN MODEL DARI KACA GRAVIER DAPAT DIBUAT BERDASARKAN KEINGINAN KITA ,SESUAI DENGAN KONSEP RUMAH YANG KITA INGINKAN UNTUK MEMBERIKAN KESAN MEWAH DAN ELEGAN SEDANGKAN HIASAN KACA AIR BRUSH ADALAH BENTUK PERKEMBANGAN IDE DARI SENI AIR BRUSH HYANG SEBELUMNYA BANYAK DIGUNAKAN UNTUK MENGHIAS BODY MOBIL ATAU UNTUK MEMBUAT PAPAN REKLAME DAN MEDIA YANG LAIN, DAN SELAIN UNTUK HIASAN INTERIOR ,BAIK KACA GRAVIER MAUPUN AIR BRUSH JUGA TERDAPAT FUNGSI LAIN YANG SAMA YAITU UNTUK MEMBATASI PANDANGAN RUANG DARI LUAR SEHINGGA DENGAN MENGGUNAKAN KACA GRAFIR/GRAVIER MAUPUN AIR BRUSH ORANG YANG BERADA DI LUAR RUANG TIDAK DAPAT MELIHAT SECARA LANGSUNG APA YANG ADA DI DALAM RUANG TERSEBUT, JADI TINGKAT PRIVACY PENGHUNI TETAP TERLINDUNGI  SEMENTARA CAHAYA YANG MASUK DARI LUAR/CAHAYA MATAHARI TETAP BISA MEMBERI SINAR PENERANGAN PADA RUANGAN TANPA HALANGAN, HAL INI TENTU BERBEDA DENGAN KACA YANG DITUTUP DENGAN KAIN KORDEN YANG JIKA DIGUNAKAN AKAN MENGHALANGI SINAR MATAHARI YANG MASUK.

BAIK KACA GRAVIER/GRAFIR MAUPUN AIR BRUSH BISA DIGUNAKAN DI MANA SAJA, BUKAN HANYA UNTUK JENDELA , PENYEKAT RUANGAN ATAU YANG BIASA DISEBUT DENGAN PARTISI , PINTU RUANG ATAU PINTU LEMARI, DINDING KACA HINGGA PLAFON DAPAT DIJADIKAN OBYEK UNTUK EKSPLORASI KEDUA BIDANG SENI KACA INI .

UNTUK MEMBUAT KACA GRAFIR/GRAVIER, SEBAIKNYA JENIS KACA YANG DIGUNAKAN BERUKURAN KETEBALAN MINIMAL LIMA MILIMETER . TUJUANNYA ADALAH TEXTURE ATAU MOTIF YANG DIHASILKAN DAN MUNCUL DAN MUNCUL PADA PERMUKAAN BISA LEBIH JELAS.

PEMBUATAN KACA GRAVIER/GRAFIR:

PERTAMA UNTUK MEMBUAT KACA GRAVIER/GRAFIR ADALAH MENYIAPKAN GAMBAR ATAU DESIGN YANG DIOSESUAIKAN DENGAN KONSEP GAYA RUANG YANG MAU DIBERI KACA GRAVIER/GRAFIR . PERLU DIPERHATIKAN GAMBAR YANG DIGUNAKAN HARUS JELAS TERLIHAT TERUTAMA PADA BAGAIAN GARIS YANG MAU DIPOTONG SETELAH ITU KEMUDIAN DITEMPELKAN PADA ISOLASI BENING . JIKA SUDAH MENEMPEL DENGAN REKAT , LALU POTONG SKOTLET SESUAI DENGAN MOTIF GRAVIER/GRAFIR. LAKUKAN DENGAN HATI-HATI DAN CERMAT KARENA KUALITAS DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YANG DIHASILKAN TERGANTUNG DARI HASIL CUTTING YANG KITA BUAT, JIKA CUTTING TIDAK BAGUS DAN JELEK MAKA HASIL AKHIR DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YANG KITA HASILKAN TIDAK AKAN BAGUS DAN SEMPURNA.

LANGKAH KEDUA , BEGITU PROSES CUTTING SELESAI SEMPROT KACA DENGAN PASIR BAJA CARA PENYEMP[ROTANNYA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT KHUSUS, KETIKA PROSES PENYEMPROTAN LEPASKAN SKOTLET POADA KACA .

LANGKAH PEMBUATAN KACA AIR BRUSH JUGA TIDAK JAUH BERBEDA DARI KACA GRAVIER/GRAFIR YAITU DENGAN CARA MEMBUAT MOTIFNYA TERLEBIH DAHULU DAN MEMBERIKAN WARNA SESUAI DENGAN MOTIF KACA

DIBANXDING DENGAN PEMBUATAN GRAFIR/GRAVIER , KACA AIR BRUSH SEBENARNYA JAUH LEBIH SEDERHANA PROSESNYA YANG SERING MENJADI MASALAH ADALAH SISTEM PENHYEMPROTAN KACANYA HARUS LEBIH BERHARTI-HATI KARENA JIKA TERJADI KESALAHAN SEDIKIT SAJA AKAN MENGAKIBATKAN MOTIF YANG DIBUAT MENJADI RUSAK .

JIKA ANDA BERMINAT DENGAN KACA GRAFIER/GRAVIER SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI 082225556966/08123111756

089660000600/08960000500

KACA GRAFIR/ GRAVIER GLASS

CV. LEONARD ART GLASS

JALAN RAYA NGAGEL 165 SURABAYA

 

SPESIALIS PRODUKSI :

  1. STAINED GLASS / KACA PATRI, KUNINGAN ,SILVER
  2. INLAY
  3. GRAVIER/ GRAFIR
  4. SANDBLAST
  5. BEVEL DAN POLIN
  6. KACA TEMPERED
  7. KACA LENGKUNG
  8. PARTISI
  9. SHOWER GLASS
  10. PINTU EKSPANDA

KAMI JUGA MEMPRODUKSI : ETALASE, MEJA , RAK SEPATU DAN HELM, ROMBONG, RAK TV, MEJA SETERIKA , RAK PIRING, CERMIN KAMARMANDI , RAK BAKERY, KITCHEN SET, DLL

KAMI MEMPRODUKSI SENDIRI DENGAN TENAGA PROFESIONAL DI BIDANGNYA SEHINGGA KETEPATAN DAN KUALITAS DARI HASIL PRODUKSI KAMI MENJADI PRIORITAS YANG UTAMA

 

KACA GRAFIR / KACA GRAVIER/ ENGRAVE GLASS ADALAH KESENIAN KACA UKIR YANG DIPADU DENGAN DIMENSI WARNA BERBEDA DENGAN KACA PATRI /STAINED GLASS YANG MENGGUNAKAN TIMAH DAN KACA IMPORT UNTUK MOTIF GAMBAR, PADA KERAJINAN KACA GRAFIR/GRAVIER MENGGUNAKAN UKIRAN DAN WARNA DARI CAT, BAGI ANDA YANG MENGINGINKAN MODEL KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN NUANSA KLASIK ANDA DAPAT MENGGUNAKAN KACA GRAFIR/GRAVIER DENGAN SANDBLAST ATAU DASAR BENING ATAU BURAM TANPA WARNA , PERPADUAN WARNA YANG ELEGAN DAN KREATIF DARI TANGAN SENI AKAN MENGHASILKAN HASIL YANG SEMPURNA ,

DALAM PEMBUATAN KACA GRAFIR/GRAVIER ,KITA HARUS MEMBUAT POLA UNTUK KACA TERSEBUT DAN MENGGAMBARNYA DIATAS KACA , LALU MENGUKIRNYA DENGAN MENGGUNAKAN CUTTER, UNTUK SANDBLAST HANYA TINGGAL SEMPROT MENGGUNAKAN PASIR BESI NAMUN JIKA KITA MENGINGINKAN MOTIF DENGAN BALUTAN WARNA KITA BISA MELAKUKAN PEWARNAAN PADA KACA PADA PROSES AKHIRNYA . BERIKUT TENTANG PROSES PENGERJAAN GRAVIER PADA GUDANG PRODUKSI KAMI ,

 

DSC01024

KUSEN ALUMINIUM

Dengan hanya menambah sedikit biaya, akan anda dapatkan kelebihan dan keuntungan yang maksimal dibandingkan dengan bahan kayu. Pada Masa yang akan datang , saat pelestarian hutan semakin digalakkan, bahan kusen-pintu-jendela dari kayu yang lekang oleh panas, lapuk terkena hujan dan rentan terhadap rayap tidak dapat diandalkan lagi. Berkat teknologi canggih, kini telah diciptakan kusen-pintu-cendela dari bahan alumunium yang tepat untuk rumah-rumah modern dengan designnya yang mutakhir dan selentur kayu . Berikut beberapa kelebihan bahan alumunium dibandingkan dengan bahan kayu :

20150621_1359521

KAYU

  1. Tidak tahan terhadap rayap dan mudah keropos
  2. Warna cepat luntur harus sering di cat ulang
  3. Tingkat kebocoran air,udara dan suara sangat tinggi
  4. Secara tradisional perlu tenaga ekstra
  5. Tampil biasa saja
  6. Terkadang sulit dibuka tutup karena muai-susut tidak tetap

 

ALUMUNIUM

  1. Bebas dari rayap dan tidak akan keropos
  2. Warna tidak akan luntur ,tidak perlu dicat ulang
  3. Kedap air,udara dan suara karena dilengkapi karet weathership
  4. Pemasangan sangat mudah dan cepat
  5. Tampil Modern,minimalis ,mewah dan citarasa tinggi
  6. Kondisi apapun tetap ,udah dibuka tutup