{"id":4699,"date":"2019-09-13T05:57:37","date_gmt":"2019-09-13T05:57:37","guid":{"rendered":"http:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699"},"modified":"2019-11-11T07:52:53","modified_gmt":"2019-11-11T07:52:53","slug":"kaca-patri-45","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699","title":{"rendered":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI"},"content":{"rendered":"<p>Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &#8220;kaca patri&#8221; dengan memasukkan objet d&#8217;art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &#8220;kaca patri&#8221; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &#8220;jendela kaca patri&#8221; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &#8220;kaca patri&#8221; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai &#8216;dekorasi dinding teriluminasi&#8217;. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1058,21],"tags":[687,33,586,797,691,163,283,704,333,334,287,288,801,725,308,675,324,481,318,798,800,336,342,726,335,322,290,799,802,508],"class_list":["post-4699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja-jemaat-musa-gpkai-manimere-teluk-bintuni","category-stained-glass","tag-jual-kaca-patri","tag-kaca-patri","tag-kaca-patri-bekasi","tag-kaca-patri-boyolali","tag-kaca-patri-ende","tag-kaca-patri-indonesia","tag-kaca-patri-jakarta","tag-kaca-patri-jawa-barat","tag-kaca-patri-jawa-tengah","tag-kaca-patri-jawa-timur","tag-kaca-patri-jogja","tag-kaca-patri-jogjakarta","tag-kaca-patri-kalimanta","tag-kaca-patri-kaliurang","tag-kaca-patri-madura","tag-kaca-patri-magelang","tag-kaca-patri-maluku","tag-kaca-patri-palembang","tag-kaca-patri-papua","tag-kaca-patri-pare","tag-kaca-patri-sby","tag-kaca-patri-semarang","tag-kaca-patri-sidoarjo","tag-kaca-patri-sleman","tag-kaca-patri-solo","tag-kaca-patri-sulawesi","tag-kaca-patri-sumatra","tag-kaca-patri-tanggerang","tag-kaca-patri-palangkaraya","tag-pembuatan-kaca-patri","post-with-thumbnail","post-with-thumbnail-large"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.4 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d&#039;art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai &#039;dekorasi dinding teriluminasi&#039;. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"admin\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699\" \/>\n\t\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.4\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"KACA PATRI SURABAYA - Self manufacture &amp; Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d&#039;art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai &#039;dekorasi dinding teriluminasi&#039;. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-13T05:57:37+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-11-11T07:52:53+00:00\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d&#039;art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai &#039;dekorasi dinding teriluminasi&#039;. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#blogposting\",\"name\":\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA\",\"headline\":\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?author=1#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG20190904155233.jpg\",\"width\":1600,\"height\":1200,\"caption\":\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \\\"kaca patri\\\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \\\"kaca patri\\\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \\\"jendela kaca patri\\\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \\\"kaca patri\\\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan se\"},\"datePublished\":\"2019-09-13T05:57:37+00:00\",\"dateModified\":\"2019-11-11T07:52:53+00:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#webpage\"},\"articleSection\":\"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI, STAINED GLASS \\\/ KACA PATRI, JUAL KACA PATRI, kaca patri, kaca patri bekasi, KACA PATRI BOYOLALI, KACA PATRI ENDE, kaca patri indonesia, kaca patri jakarta, KACA PATRI JAWA BARAT, kaca patri jawa tengah, kaca patri jawa timur, kaca patri jogja, kaca patri jogjakarta, KACA PATRI KALIMANTA, KACA PATRI KALIURANG, kaca patri madura, KACA PATRI MAGELANG, kaca patri maluku, KACA PATRI PALEMBANG, kaca patri papua, KACA PATRI PARE, KACA PATRI SBY, kaca patri semarang, kaca patri sidoarjo, KACA PATRI SLEMAN, kaca patri solo, kaca patri sulawesi, kaca patri sumatra, KACA PATRI TANGGERANG, KACA [PATRI PALANGKARAYA, PEMBUATAN KACA PATRI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=21#listItem\",\"name\":\"STAINED GLASS \\\/ KACA PATRI\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=21#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"STAINED GLASS \\\/ KACA PATRI\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=21\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=1058#listItem\",\"name\":\"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=1058#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=1058\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#listItem\",\"name\":\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=21#listItem\",\"name\":\"STAINED GLASS \\\/ KACA PATRI\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?cat=1058#listItem\",\"name\":\"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#organization\",\"name\":\"KACA PATRI SURABAYA\",\"description\":\"Self manufacture & Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?author=1#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?author=1\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/48e679ed38dfe5ab757e748ba9b6d5d05597370b50f1da3fd821136001595eb4?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"admin\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699\",\"name\":\"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA\",\"description\":\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \\\"kaca patri\\\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \\\"kaca patri\\\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \\\"jendela kaca patri\\\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \\\"kaca patri\\\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?author=1#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?author=1#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG20190904155233.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699\\\/#mainImage\",\"width\":1600,\"height\":1200,\"caption\":\"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \\\"kaca patri\\\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \\\"kaca patri\\\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \\\"jendela kaca patri\\\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \\\"kaca patri\\\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan se\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/?p=4699#mainImage\"},\"datePublished\":\"2019-09-13T05:57:37+00:00\",\"dateModified\":\"2019-11-11T07:52:53+00:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/\",\"name\":\"KACA PATRI SURABAYA\",\"description\":\"Self manufacture & Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.leonardartglass.com\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA","description":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \"kaca patri\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \"kaca patri\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \"jendela kaca patri\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \"kaca patri\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia","canonical_url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#blogposting","name":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA","headline":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI","author":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?author=1#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG20190904155233.jpg","width":1600,"height":1200,"caption":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \"kaca patri\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \"kaca patri\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \"jendela kaca patri\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \"kaca patri\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan se"},"datePublished":"2019-09-13T05:57:37+00:00","dateModified":"2019-11-11T07:52:53+00:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#webpage"},"articleSection":"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI, STAINED GLASS \/ KACA PATRI, JUAL KACA PATRI, kaca patri, kaca patri bekasi, KACA PATRI BOYOLALI, KACA PATRI ENDE, kaca patri indonesia, kaca patri jakarta, KACA PATRI JAWA BARAT, kaca patri jawa tengah, kaca patri jawa timur, kaca patri jogja, kaca patri jogjakarta, KACA PATRI KALIMANTA, KACA PATRI KALIURANG, kaca patri madura, KACA PATRI MAGELANG, kaca patri maluku, KACA PATRI PALEMBANG, kaca patri papua, KACA PATRI PARE, KACA PATRI SBY, kaca patri semarang, kaca patri sidoarjo, KACA PATRI SLEMAN, kaca patri solo, kaca patri sulawesi, kaca patri sumatra, KACA PATRI TANGGERANG, KACA [PATRI PALANGKARAYA, PEMBUATAN KACA PATRI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21#listItem","name":"STAINED GLASS \/ KACA PATRI"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21#listItem","position":2,"name":"STAINED GLASS \/ KACA PATRI","item":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058#listItem","name":"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058#listItem","position":3,"name":"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI","item":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#listItem","name":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21#listItem","name":"STAINED GLASS \/ KACA PATRI"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#listItem","position":4,"name":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058#listItem","name":"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#organization","name":"KACA PATRI SURABAYA","description":"Self manufacture & Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?author=1#author","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?author=1","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/48e679ed38dfe5ab757e748ba9b6d5d05597370b50f1da3fd821136001595eb4?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"admin"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#webpage","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699","name":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA","description":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \"kaca patri\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \"kaca patri\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \"jendela kaca patri\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \"kaca patri\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?author=1#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?author=1#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG20190904155233.jpg","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699\/#mainImage","width":1600,"height":1200,"caption":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah \"kaca patri\" dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, \"kaca patri\" adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi \"jendela kaca patri\" di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah \"kaca patri\" juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan se"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699#mainImage"},"datePublished":"2019-09-13T05:57:37+00:00","dateModified":"2019-11-11T07:52:53+00:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#website","url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/","name":"KACA PATRI SURABAYA","description":"Self manufacture & Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"KACA PATRI SURABAYA - Self manufacture &amp; Supplier : KACA PATRI, KACA TEMPERED, KACA GRAVIR, KACA INLAY , KUSEN ALUMINIUM","og:type":"article","og:title":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA","og:description":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia","og:url":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699","article:published_time":"2019-09-13T05:57:37+00:00","article:modified_time":"2019-11-11T07:52:53+00:00","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI - KACA PATRI SURABAYA","twitter:description":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"4699","title":"","description":"Istilah kaca patri dapat merujuk pada kaca berwarna sebagai suatu bahan atau karya-karya yang dibuat darinya. Sepanjang sejarahnya selama seribu tahun, istilah ini telah diterapkan nyaris secara eksklusif pada jendela gereja, masjid, dan bangunan penting lainnya. Meskipun biasanya dibuat dalam rupa panel datar dan digunakan sebagai jendela, berbagai kreasi dari seniman kaca patri modern juga membuatnya sebagai seni pahat dan struktur tiga dimensi. Penggunaan bahasa vernakular modern seringkali memperluas istilah &quot;kaca patri&quot; dengan memasukkan objet d'art (objek seni) dan leadlight domestik yang dibuat dari came glasswork sebagaimana dicontohkan dalam berbagai lampu terkenal karya Louis Comfort Tiffany. Sebagai suatu bahan, &quot;kaca patri&quot; adalah kaca yang diwarnai dengan cara menambahkan garam metalik saat pembuatannya. Kaca berwarna ini dibuat menjadi &quot;jendela kaca patri&quot; di mana potongan-potongan kaca kecil disusun membentuk pola atau gambar, (biasanya) disatukan dengan bilah-bilah timbal dan disangga dengan sebuah bingkai kaku. Detail yang dicat dan noda kuning seringkali digunakan untuk memberi nilai tambah pada desainnya. Istilah &quot;kaca patri&quot; juga diterapkan pada jendela yang warnanya dihasilkan dari pengecatan pada kaca yang digunakan dan kemudian menyatu dengan kaca tersebut di dalam tanur. Kaca patri, sebagai sebuah karya seni dan kerajinan, mensyaratkan adanya keterampilan artistik untuk memahami desain yang sesuai dan dapat diterapkan, serta keterampilan teknik untuk merakit potongan tersebut. Sebuah jendela harus dapat dimasukkan dengan pas ke dalam ruang yang tersedia, harus dapat menahan angin dan hujan, serta juga, khususnya jendela yang besar, mampu menahan bebannya sendiri. Banyak jendela besar yang bertahan dalam ujian waktu dan secara substansial tetap utuh sejak Abad Pertengahan Akhir. Di Eropa Barat, jendela-jendela tersebut merupakan bentuk utama dari seni bergambar yang masih terlestarikan. Dalam konteks ini, tujuan pembuatan jendela kaca patri bukanlah tidak mengizinkan mereka yang berada di dalam gedung untuk melihat ke luar atau bahkan secara khusus untuk menerima cahaya, tetapi lebih kepada mengendalikannya. Untuk alasan tersebut jendela-jendela kaca patri dideskripsikan sebagai 'dekorasi dinding teriluminasi'. Desain sebuah jendela dapat saja berupa kiasan atau abstrak; mungkin saja memadukan berbagai narasi yang diambil dari Alkitab, sejarah, atau sastra; mungkin juga merepresentasikan para santo atau pelindung, ataupun menggunakan motif simbolis, khususnya perisai lambang (coat of arms). Jendela dalam bangunan dapat juga tematik, misalnya: di dalam gedung gereja (peristiwa-peristiwa dari kehidupan Kristus); di dalam gedung parlemen (plakat-plakat daerah pemilihan); di dalam aula kampus (sosok-sosok yang merepresentasikan seni dan sains); atau di dalam rumah (flora, fauna, lanskap). Kaca patri masih populer sampai sekarang, tetapi sering disebut sebagai kaca seni. Karya ini merupakan hal yang lazim di dalam rumah mewah, bangunan komersial, dan tempat ibadah. Berbagai seniman dan perusahaan dan seniman dikontrak untuk membuat seni yang indah, mulai dari kubah, jendela, backsplash (semacam panel pelindung dinding), dll. sumber wikipedia","keywords":[{"label":"KACAPATRI","value":"KACAPATRI"},{"label":"STAINEDGLASS","value":"STAINEDGLASS"},{"label":"KACABEVEL","value":"KACABEVEL"},{"label":"KACAWARNA","value":"KACAWARNA"},{"label":"ALUMINIUM","value":"ALUMINIUM"},{"label":"AKSESORISKACA","value":"AKSESORISKACA"},{"label":"AKSESORIS ALUMINIUM","value":"AKSESORIS ALUMINIUM"}],"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2026-02-22 00:06:21","updated":"2026-02-22 00:06:21","seo_analyzer_scan_date":null,"focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.leonardartglass.com\/\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21\" title=\"STAINED GLASS \/ KACA PATRI\">STAINED GLASS \/ KACA PATRI<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058\" title=\"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI\">GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/"},{"label":"STAINED GLASS \/ KACA PATRI","link":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=21"},{"label":"GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE TELUK BINTUNI","link":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?cat=1058"},{"label":"KACA PATRI GEREJA JEMAAT MUSA GPKAI MANIMERE BINTUNI","link":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/?p=4699"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4699"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4929,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4699\/revisions\/4929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.leonardartglass.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}